Sabtu, 29 September 2012

PERAWATAN MURAIBATU MOLTING (MABUNG, NGURAK, BOGOR)


Setiap muraibatu pasti akan mengalami masa rontok bulu atau lebih dikenal sebagai mabung atau ngurak. Masa ini akan terjadi sekitar setahun sekali terhitung sejak ganti bulu pertama tuntas terjadi, kecuali pada masa trotolan.  Setting perawatan masa molting ini, terdiri masa trotolan dan masa remaja/dewasa
A. MURAIBATU TROTOLAN
Dimasa totolan ini muraibatu akan mabung memasuki usia kisaran 4 bulanan, yaitu masa dimana akan ganti bulu dewasa. Masa ini akan berakhir di usia sekitar 6 bulan s/d  7,5 bulan. 


Perawatan Masa Mulai mabung ( Ganti Bulu Dewasa ):
  1. Full krodong;
  2. Jangkrik 5 pagi; 5 sore
  3. Ulat kandang 1 sendok makan pagi, 1 sendok makan sore;
  4. Kroto 2 kali seminggu 1 sendok makan disajikan di siang hari ( sekitar jam 12.00 );
  5. Ulat Hongkong pagi 7 ekor; sore 5 ekor (dicampur dengan Ulat Kandang )
  6. Voor ijo oplos voor lele 50:50 di cepuk;
  7. Mandi sendiri di cepuk (pilih cepuk/wadah minum yang agak besar)
  8. Pembersihan kotoran 3 hari sekali (atau seminggu 2 kali )
  9. Tanpa jemur ( hanya dianginkan saja 5-10 menit seminggu 2-3 kali )
Masa Dorong Ekor 
  1. Full krodong;
  2. Jangkrik 5 pagi; 5 sore
  3. Ulat kandang 1 sendok makan pagi, 1 sendok makan sore;
  4. Kroto setiap hari 1 sendok makan disajikan di siang hari ( sekitar jam 12.00 );
  5. Beri minyak ikan 1 biji dgn cara dioleskan pada jangkrik atau dicampur di kroto; seminggu 2-3 kali; 
  6. Ulat Hongkong pagi 3 ekor; sore 3 ekor (dicampur dengan Ulat Kandang )
  7. Voor ijo oplos voor lele 50:50 di cepuk;
  8. Mandi sendiri di cepuk (pilih cepuk/wadah minum yang agak besar)
  9. Pembesihan kotoran 2 hari sekali
  10. Tanpa jemur ( dianginkan saja 15-30 menit seminggu 3 kali dan jangan kena sinar matahari secara langsung)
Di bulan ke tujuh atau lebih sedikit ( kadang sampai bulan ke 8 ) biasanya masa dorong ekor ini akan berakhir, dengan ditandai zat lilin yang ada di pangkal bulu ekor telah habis atau sudah 100% kering. Jika telah habis masa dorong ekor, maka muraibatu boleh dijemur secara bertahap di pagi hari. Dimulai pada hari ke-1 dianginkan saja tanpa kena sinar pagi langsung, kemudian pada hari ke-2 mulai dijemur 5 menit, hari ke-3 10 menit, hari ke-4 20 menit, hari ke-5 30 menit dan seterusnya.


B. PERAWATAN MABUNG MURAIBATU REMAJA DAN  DEWASA
Jika masa ganti bulu dewasa telah lewat, kini muraibatu remaja tersebut di atas pada masanya akan pula memasuki masa mabung. Ini lazimnya disebut mabung pertama. Muraibatu remaja/ dewasa akan memasuki masa mabung jika masa mabung yang lampau telah genap usia sekitar 1 tahun. Dengan demikian jika dihitung secara matematis usia muraibatu sedari trotol hingga ganti bulu remaja sampai mabung pertama sekitar usia 1,5 tahun. 

Perawatan Masa Mulai mabung :
Masa ini ditandai rontok bulu halus berlanjut bulu sayap dan ekor atau sebaliknya. Kadang sehari rontok sehari tidak rontok, sehari berikutnya rontok lagi dan seterusnya. Ada pula bulu-bulu itu akan rontok makin hari makin banyak. Kerapkali tiap burung beda-beda tingkat kerontokannya. Adapun perawatan sebagai berikut:
  1. Full krodong;
  2. Jangkrik 7 pagi; 5 sore
  3. Ulat kandang 1 sendok makan pagi, 1 sendok makan sore;
  4. Kroto 1 kali seminggu 1 sendok makan disajikan di siang hari ( sekitar jam 12.00 );
  5. Ulat Hongkong pagi 10 ekor; sore 7 ekor (dicampur dengan Ulat Kandang )
  6. Voor ijo oplos voor lele 50:50 di cepuk;
  7. Mandi sendiri di cepuk (pilih cepuk/wadah minum yang agak besar)
  8. Pembersihan kotoran 3 hari sekali (atau seminggu 2 kali )
  9. Tanpa jemur ( hanya dianginkan saja 5-10 menit seminggu 2-3 kali )
Masa Dorong Ekor 
  1. Full krodong;
  2. Jangkrik 7 pagi; 5 sore
  3. Ulat kandang 1 sendok makan pagi, 1 sendok makan sore;
  4. Kroto setiap hari 1 sendok teh disajikan di siang hari ( sekitar jam 12.00 );
  5. Beri minyak ikan 1 biji dgn cara dioleskan pada jangkrik atau dicampur di kroto; seminggu 2-3 kali; 
  6. Ulat Hongkong pagi 5 ekor; sore 3 ekor (dicampur dengan Ulat Kandang )
  7. Voor ijo oplos voor lele 50:50 di cepuk;
  8. Mandi sendiri di cepuk (pilih cepuk/wadah minum yang agak besar)
  9. Pembesihan kotoran 2 hari sekali
  10. Tanpa jemur ( dianginkan saja 15-30 menit seminggu 3 kali dan jangan kena sinar matahari secara langsung)
Muraibatu Dorong Ekor
Biasanya masa dorong ekor ini akan berakhir, dengan ditandai zat lilin yang ada di pangkal bulu ekor telah habis atau sudah 100% kering. Jika telah habis masa dorong ekor, maka muraibatu boleh dijemur secara bertahap di pagi hari. Dimulai pada hari ke-1 dianginkan saja tanpa kena sinar pagi langsung, kemudian pada hari ke-2 mulai dijemur 5 menit, hari ke-3 10 menit, hari ke-4 20 menit, hari ke-5 30 menit dan seterusnya.
WARNING: 
Selama masa dorong ekor, jangan pernah mencoba menangkap burungnya hanya karena ingin tahu perkembangan ekornya, (kecuali benar-benar terpaksa, misalnya:. sakit, luka, dll......) karenaresikonya amat tinggi yaitu masa ini bulu ekor amat lunak sehingga rawan copot atau terlepas disaat murai mau ditangkap...; kalo ini terjadi anda akan dibuat kecewa dan perasaan anda bahwa murainya telah cacat ekor akan kepikir terus....

Mudah-mudahan ini bermanfaat bagi penghoby burung khususnya muraibatu...

4 komentar:

  1. Mantap..... Suwun infonya....

    BalasHapus
  2. askum.... Utk terapi mb yg macet gmn om? Mb ku macet ngurak yang sebel lagi mbnya jg macet bunyi,klo misal masih mw bunyi c bulu acak adul jg gpp,menurutku burung yg dinikmati kan kicauannya,saya tunggu pencerahannya,maturnuwun.

    BalasHapus
  3. Komentar ini telah dihapus oleh penulis.

    BalasHapus
  4. wah MB saya 2 hari sekali saya kasi kroto , cz lagi nyulam bulu sayap sama kepala , tappi ekor belom rontok , boleh gak ???

    BalasHapus